Rokan Hulu-Riau-Cakrawalanews
Menanggapi pernyataan tegas dari tokoh masyarakat yang meminta sikap tidak memihak dalam gejolak buruh PT Sumatera Karya Agro (SKA), Kepala Desa Sei Kuning, Abdul Halik, akhirnya memberikan klarifikasi resmi dan terbuka kepada seluruh warga melalui awak media, Kamis (13/8/2026).
Abdul Halik menyampaikan apresiasi sekaligus pemahaman penuh atas keprihatinan yang disampaikan tokoh masyarakat Ansar dan warga lainnya. Ia menegaskan, sebagai pemimpin desa, prinsip keadilan dan sikap netral adalah pondasi utama yang selalu dipegang teguh dalam setiap kebijakan maupun tindakan yang diambil.
“Saya mendengar dengan saksama setiap masukan dan kekhawatiran warga. Saya tegaskan secara terbuka di hadapan semua pihak: Saya tidak pernah memihak, tidak sedang memihak, dan tidak akan pernah memihak kelompok atau golongan manapun dalam persoalan yang terjadi di lingkungan PT SKA ini.”
Menurut Abdul Halik, amanah jabatan yang diembannya dipercayakan oleh seluruh lapisan masyarakat Desa Sei Kuning, bukan milik satu kubu tertentu. Segala sikap yang ia ambil selalu berlandaskan peraturan hukum, kebijakan pemerintahan desa yang transparan, serta mengutamakan kedamaian dan kesatuan warga.
Ia juga menegaskan posisi yang jelas dan menghormati kemandirian perusahaan.
“Perlu saya tekankan pula, sebagai pemimpin desa saya tidak memiliki wewenang dan tidak berhak melakukan tekanan atau intimidasi terhadap pihak perusahaan. PT SKA adalah entitas yang sah dan berkedudukan kuat; mereka memiliki mekanisme kerja, tata kelola, serta kebijakan internal yang utuh dan berhak mengambil keputusan sesuai aturan yang berlaku di lingkungannya sendiri. Hubungan kami harus berlandaskan saling menghormati, bukan upaya mencampuri ranah yang bukan kewenangan kami.”
“Desa Sei Kuning adalah milik kita semua. Saya tidak akan membiarkan diri ini terjebak dalam kepentingan sepihak yang berpotensi memecah belah persaudaraan warga. Setiap langkah saya bisa dipertanggungjawabkan secara terbuka, siap diawasi, dan saya senantiasa terbuka untuk dikritik secara konstruktif demi kebaikan bersama.”
Ia juga menanggapi sinyal peringatan warga terkait kemungkinan tuntutan jika dinilai tidak jujur. Halik menyambut baik hal tersebut sebagai bentuk pengawasan wajar demi menjaga integritas pemerintahan desa.
“Saya menghargai kepekaan warga. Jika terbukti saya melanggar prinsip netralitas, maka itu adalah hak masyarakat untuk menindaklanjutinya sesuai aturan yang berlaku. Namun saat ini, saya menjamin setiap keputusan saya berpegang teguh pada kebenaran, bukan kepentingan sesaat.”
Di akhir pernyataannya, Kades Abdul Halik mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh, dan pihak terkait untuk tetap tenang, menjaga kondusivitas wilayah, dan menyelesaikan segala perbedaan melalui jalur musyawarah mufakat yang kekeluargaan demi menjaga nama baik dan kenyamanan hidup di Desa Sei Kuning serta hubungan harmonis dengan perusahaan.
Pihaknya juga berjanji akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan serta mempererat komunikasi dengan berbagai pihak agar sengketa buruh di PT SKA tidak meluas hingga mengganggu stabilitas kehidupan warga desa sehari-hari.
Red/Yas laia












