Rokan Hulu-Riau-Cakrawalanews
Komitmen Polri dalam mendukung Program Swasembada Pangan Nasional terus diwujudkan melalui langkah nyata di sektor pertanian. Tidak hanya mengawal keamanan, Polri juga hadir mendampingi masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan komoditas pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk dukungan tersebut, Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., melakukan pengecekan kegiatan pemipilan jagung hasil panen Program Ketahanan Pangan di Km 32 Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan pemipilan jagung merupakan tahapan penting dalam proses pascapanen yang bertujuan meningkatkan kualitas hasil produksi sekaligus mempersiapkan komoditas jagung agar siap dipasarkan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya hilirisasi pertanian yang didorong Polri guna meningkatkan nilai tambah hasil panen dan memperkuat kesejahteraan petani.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek didampingi Ketua Unit Ketahanan Pangan Desa Mahato Syukur, tokoh masyarakat Tugino, Kanit IK Aipda Ridwan, Kanit Binmas Aipda L. Manurung, Bhabinkamtibmas Desa Rantau Sakti Aipda J. Samosir, serta anggota kelompok ketahanan pangan Desa Mahato.

Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H.,menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya jagung pipil. Menurutnya, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan nasional membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Polri, kelompok tani, dan seluruh elemen masyarakat.
“Program budidaya jagung pipil ini merupakan langkah strategis dalam mendukung visi Presiden Republik Indonesia untuk mewujudkan swasembada pangan nasional. Karena itu, kegiatan ini harus terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar hasil yang diperoleh semakin optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Tambusai Utara akan terus mengawal proses pascapanen melalui koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog, guna memastikan hasil produksi petani terserap dengan baik dan memiliki kepastian pasar. Upaya tersebut merupakan bagian dari penguatan hilirisasi pertanian yang bertujuan meningkatkan nilai ekonomi komoditas jagung sekaligus memberikan manfaat langsung bagi petani.
Selain mendukung peningkatan produksi pangan, program budidaya jagung yang dikelola masyarakat juga menjadi wujud pemanfaatan lahan secara produktif dan berkelanjutan. Melalui pendampingan yang konsisten, Polri berperan sebagai mitra masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan program ketahanan pangan di Desa Mahato menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan pertanian, penguatan ekonomi kerakyatan, dan kemandirian pangan bangsa
Red/Yas laia












