Rokan Hulu-Riau-Cakrawalanews
Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Tambusai Utara Polres Rokan Hulu terus mengoptimalkan perannya melalui penguatan produksi pangan di sektor hulu, khususnya pada tahap persiapan dan penanaman sebagai fondasi utama terwujudnya swasembada pangan.
Pada Kamis (11/6/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, Bhabinkamtibmas Desa Bangun Jaya melaksanakan pengecekan lahan yang akan dimanfaatkan sebagai area budidaya jagung pipil jenis monokultur di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tambusai Utara.
Kegiatan berlangsung di RT 08 RW 10 Dusun I Desa Bangun Jaya dengan luas lahan sekitar 0,5 hektare. Lahan tersebut dipersiapkan sebagai kawasan produktif untuk peningkatan produksi jagung pipil dalam mendukung ketahanan pangan berbasis desa.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Bangun Jaya AIPDA Marwanto, SH bersama Kepala Unit Ketahanan Pangan Desa Bangun Jaya, Pariono, melakukan pengecekan langsung kondisi lahan. Dari hasil pemantauan, lahan telah memasuki tahap awal pengolahan, meliputi penyemprotan dan rencana pembajakan tanah sebagai langkah percepatan kesiapan tanam.
Rencana penanaman jagung dijadwalkan pada 12 Juni 2026, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta ketersediaan curah hujan yang dinilai mendukung agar proses tanam dapat berjalan optimal dan menghasilkan produktivitas yang maksimal.
Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan sektor hulu, terutama pada aspek persiapan lahan dan percepatan penanaman.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendorong peningkatan produksi pangan dari sektor hulu sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional,” ujarnya.
Melalui pendampingan ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas pangan di tingkat desa, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan yang berkelanjutan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.












