Rokan Hulu-Riau-Cakrawalanews
Kehadiran Polsek Tambusai Utara di tengah aktivitas pertanian masyarakat Desa Rantau Sakti menjadi bukti nyata dukungan terhadap program swasembada pangan nasional. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, jajaran kepolisian kini turut aktif mengawal sektor pertanian sebagai pondasi ketahanan pangan daerah
Langkah tersebut terlihat saat personel Polsek Tambusai Utara bersama Pemerintah Desa Rantau Sakti turun langsung melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil jenis hibrida di lahan milik Desa Rantau Sakti, Senin (11/05/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kegiatan dipimpin oleh Pj Kepala Desa Rantau Sakti Dina Meirisa, S.Tr.Keb., didampingi Bhabinkamtibmas Desa Rantau Sakti Aipda J. Samosir, Ketua BPD Rukiman, serta anggota BPD Desa Rantau Sakti.
Di lokasi pertanian, jajaran Polsek Tambusai Utara melakukan monitoring terhadap tanaman jagung yang telah berusia sekitar 100 hari sejak ditanam pada 17 Januari 2026. Selain mengecek kondisi tanaman, petugas juga melakukan pengukuran tinggi jagung yang rata-rata mencapai sekitar 150 sentimeter.
Meski pertumbuhan tanaman belum optimal akibat dampak musim kemarau pada masa awal tanam serta kondisi tanah yang kurang subur, semangat pendampingan yang ditunjukkan Polsek Tambusai Utara menjadi motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus menjaga produktivitas lahan.
Kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian dinilai membawa energi positif sekaligus memperlihatkan bahwa perjuangan mewujudkan swasembada pangan membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk aparat kepolisian.
Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Tambusai Utara AKP Heri Yuliardi, S.Tr.K., S.I.K., M.H menegaskan bahwa Polsek Tambusai Utara siap menjadi bagian dari penggerak ketahanan pangan melalui pendampingan langsung kepada masyarakat petani.
“Swasembada pangan merupakan program strategis yang membutuhkan dukungan semua pihak. Karena itu, Polsek Tambusai Utara hadir mendampingi masyarakat petani agar sektor pertanian tetap berjalan produktif. Kami ingin desa mampu menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan kemandirian dan swasembada pangan nasional,” ujar Kapolsek Tambusai Utara
Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan tidak hanya ditentukan oleh hasil panen, tetapi juga oleh sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian secara berkelanjutan.
Langkah aktif yang dilakukan Polsek Tambusai Utara ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa semangat membangun kemandirian pangan dimulai dari desa. Selain memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang komunikasi bagi petani untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi bersama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dengan baik.












