Blog  

Penyalahgunaan Solar Bersubsidi, Kembali Menjadi Sorotan.

Rokan Hulu-Riau-Cakrawalanews

Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Salah satu lokasi yang mendapat perhatian adalah SPBU di Jalan Lingkar, yang diduga melayani pembelian solar dalam jumlah tertentu untuk kemudian disalurkan kembali oleh pelangsir.

Dugaan tersebut mencuat setelah adanya keluhan dari sejumlah pengendara yang mengaku harus menghadapi antrean panjang saat hendak mengisi BBM jenis solar di SPBU tersebut.

Kondisi antrean yang panjang dinilai merugikan pengendara yang membutuhkan BBM untuk keperluan transportasi sehari-hari. Sementara itu, di lapangan juga ditemukan sejumlah jeriken yang diduga digunakan untuk menampung BBM jenis solar.

Berdasarkan dokumentasi yang diterima wartawan pada Senin (24/8/2026), terlihat beberapa jeriken berada di sekitar lokasi yang disebut berkaitan dengan aktivitas penampungan BBM. Namun, keberadaan jeriken tersebut belum dapat dipastikan apakah berkaitan langsung dengan kegiatan pelangsiran BBM bersubsidi atau aktivitas lainnya.

Dugaan praktik pelangsiran BBM bersubsidi menjadi perhatian karena solar bersubsidi diperuntukkan bagi masyarakat dan kelompok pengguna yang memenuhi ketentuan. Jika terjadi pembelian secara berulang untuk kemudian dijual kembali, hal tersebut perlu mendapat pengawasan dan pemeriksaan dari pihak berwenang.

Menanggapi informasi tersebut, Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu AKP Toni Prawira menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan ke lapangan.

“Makasih infonya bang, biar dicek anggota,” jawab AKP Toni Prawira kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Para pengendara berharap pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum dan pengelola SPBU, dapat melakukan pengawasan secara serius untuk memastikan penyaluran solar bersubsidi tepat sasaran.

Masyarakat juga meminta agar apabila ditemukan adanya pelanggaran, dilakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga BBM bersubsidi tidak disalahgunakan dan antrean panjang yang dikeluhkan pengendara dapat diminimalisir.

Hingga berita ini diterbitkan, dugaan keterlibatan SPBU Jalan Lingkar dalam praktik pelangsiran tersebut masih memerlukan verifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang. Wartawan juga masih berupaya memperoleh klarifikasi dari pihak pengelola SPBU terkait dugaan tersebut.

Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *