Rokan Hulu-Riau-Cakrawalanews
Kekecewaan dan keresahan menyelimuti ratusan nasabah Credo Union Modifikasi (CUM) HKBP Sejahtera Rohul Kampar yang beralamat di Gang Horas, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.
Hingga lebih dari dua tahun, simpanan para nasabah belum juga dikembalikan, sementara kantor CUM telah tutup dan para pengurus disebut tidak lagi dapat ditemui.
Salah seorang nasabah, Lasmaria br. Torus, seorang janda dengan lima orang anak yang ditinggal wafat suaminya bermarga Saragih, mengaku sangat kecewa karena tabungan yang menjadi harapan hidupnya hingga kini belum bisa dicairkan.
Menurut pengakuannya, ia menyimpan uang hasil jerih payah bersama almarhum suaminya di CUM HKBP Sejahtera Wilayah Rohul Kampar pada 23 Februari 2023. Dana tersebut diterima melalui Manager CUM HKBP Sejahtera, Diak Fitria br. Simarsoit.
Lasmaria mengatakan uang yang disimpannya merupakan tabungan masa tua yang sangat ia harapkan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun hingga kini, dana tersebut belum juga dikembalikan.
“Saya berharap CUM HKBP Sejahtera Pusat bertanggung jawab dan mengembalikan uang kami. Itu adalah hasil tabungan kami selama bertahun-tahun dan menjadi harapan hidup saya,” ungkapnya dengan nada penuh harap.
Ia juga menyayangkan sikap para pengurus yang dinilainya menghilang tanpa memberikan kepastian kepada para nasabah.
“Cukup menyedihkan, manager dan seluruh staf seperti hilang tanpa jejak. Kami sebagai nasabah hanya ingin kejelasan dan pertanggungjawaban,” ujarnya.
Menindaklanjuti keluhan tersebut, tim media bersama Dewan Pimpinan Daerah Suara Independen Jurnalis Indonesia (DPD-SIJI) Rokan Hulu melakukan penelusuran ke lokasi kantor CUM HKBP Sejahtera di Gang Horas, Ujung Batu.
Hasil investigasi di lapangan menunjukkan kantor tersebut dalam keadaan tutup dan tidak lagi beroperasi. Tidak terlihat adanya aktivitas maupun petugas yang dapat memberikan penjelasan kepada para nasabah.
Media kemudian berupaya menghubungi Manager CUM HKBP Sejahtera, Diak Fitria br. Simarsoit, melalui aplikasi WhatsApp. Dalam balasannya, ia menyampaikan sedang berada di luar kota dan baru berencana kembali ke Ujung Batu pada bulan Agustus karena sedang berduka atas meninggalnya orang tua.
“Maaf pak saya lg di luar kota, Spertinya bulan 8 baru bisa saya ke Ujung Batu pak. Maaf amang lg berduka dope hami lagi monding natua2 nami,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak pengurus maupun pengelola CUM HKBP Sejahtera terkait kepastian pengembalian dana para nasabah maupun langkah penyelesaian yang akan ditempuh.
Ratusan nasabah kini berharap ada itikad baik dan tanggung jawab dari pihak CUM HKBP Sejahtera agar hak mereka segera dipenuhi, mengingat sebagian besar dana yang disimpan merupakan hasil kerja keras dan tabungan untuk masa depan keluarga.
Tim
Red/Yas laia












